- Itulah Desa Bagolo yang alamnya memiliki tingkat kesuburan yang cukup baik, jadi masyarakatnya, khususnya para petani dapat dengan tepat mengelola dan mengolah hasil pertaniannya dengan baik. Desa Bagolo selain salah satu desa Penghasil Kelapa yang mana pohon kelapa sangat baik tumbuh di desa kami, hal itu bisa di bilang wajar, karena desa kami berbatasan dengan pantai, yaitu Pantai Karapyak dan Palatar Agung, sehingga menambah pertumbuhan pohon kelapa di bagolo dengan baik.
- Di desa kami, pohon kelapa, selain di ambil buahnya, juga dapat di bikin Gula Merah dari niranya, dan juga sekarang ini, sebagian warga bagolo membuat sapu lidi dari lidi daun kelapa, sehingga dapat menjadi income bagi warga kami.
- Dengan banyak tanaman kelapa di desa bagolo, itu memberikan kemudahan kepada para Pengrajin Sapu Lidi untuk mendapatkan bahan baku lidi, yaitu pelepah kelapa untuk di buat sapu. biasanya harga sapu lidi cukup bagus pada bulan agustus, mungkin untuk pemenuhan akan kerajinan, harga perikatnya bisa mencapai Rp 700/ikat di tingkat pengrajin. hal ini mampu membuat antusias warga untuk memproduksi sapu lidi, apalagi hampir semua pengrajin sapu memiliki pohon kelapa di kebunnya masing-masing, sehingga mereka dapat mudah untuk memproduksi di kebun mereka sendiri.Karena proses yang mudah itu, pembuatan sapu lidi bisa di lakukan oleh semua orang, baik anak-anak atau pun orang tua sekalipun, dan hal ini membuat masarakat bagolo lebih produktiv, dan menjadikan penghasilan tambahan yang lumayan, karena biasanya di jualnya seminggu sekali, setelah jumlahnya banyak baru di jual.
- itulah sedikit gambaran bagaimana masarakat desa bagolo memiliki kegiatan baru yang lebih produktiv, dan menghasilkan uang, selain menyediakan lapangan kerja baru buat kaum ibu- ibu di Desa Bagolo. Trima kasih










]]>






Jakarta Time


































</a













